17.10.11

Raisa - Apalah (arti menunggu)

Telah lama aku bertahan
Demi cinta wujudkan sebuah harapan
Namun ku rasa cukup ku menunggu
Semua rasa tlah hilang

Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu tak cinta lagi

Namun ku rasa cukup ku menunggu
Semua rasa tlah hilang

Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu tak cinta lagi

Dahulu kaulah segalanya
Dahulu hanya dirimu yang ada di hatiku
Namun sekarang aku mengerti
Tak perlu ku menunggu sebuah cinta yang sama

Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu tak cinta lagi

Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu tak cinta lagi             

14.10.11

Bukan aku sepertinya

Seharian kemaren kesel banget ma kamu, en untungnya kamu gak tau . . .
kayanya kok nama dia selalu ada di kalimat yang kamu omongin yang itu justru terjadi saat kita cuma berdua . . .
semoga kesabaran ini masih ada . . .

kenapa ya, semakin aku kenal kamu, semakin buat aku berpikir, walau saat ini aku ma kamu, tapi aku bukan no 1 buat kamu . . .

30.9.11

Aku mau, tapi gak menginginkannya (untuk saat ini)

Seharusnya aku hindari untuk terjadi . . .
jangan kira aku senang dapetin ini . . .
coz sama seperti kamu, aku punya cara pikir yang ga sama dengan orang kebanyakan . . .
yang ada justru keraguan . . .
dan semoga aku salah, benar-benar salah . . .

9.8.11

Finally

Finally... i say it... to you...

semoga aku ga pernah menyesalinya... :*

4.8.11

Entah

Wuaaaaahhh . . . hari ni bangun jam 8 pagi. . .

apa kamu yang akhir-akhir ini selalu aku pikirin udah bangun yah? mengingat semalem waktu q udah meluk guling aja, kamu masih bercanda ama ribuan aktifitasmu ;p

wishing all the best aja buat kamu jalanin aktifitasmu yah . . .
jangan selalu berpikir untuk membuat perbedaan . . .
aku rasa, kamulah perbedaannya . . . :)

tapi aku sendiri masih belom bisa nentuin arah dari semua rasa ini . . .
entahlah . . .